Tepat pada hari ini, akhirnya ada yang pecah telor juga dari jurusan seangkatanku. Bukan pecah telor mau digoreng bukan, tapi ya mirip sih. Udah ada yang penDADARan. Udah ada yang mendapat gelar. Sebagai yang pertama!
"Wagelaseeeeeh!" kata anak-anak jaman sekarang. Kalo kata aku, "OMG OMG OMG." Panik. Tapi ikut seneng karena dia pasti seneng juga. Inget banget pernah satu kelas dan satu kelompok sama dia, eh sekarang udah sidang duluan aja.
Sekarang terus mencoba introspeksi diri dengan satu pertanyaan, "Kapan nyusul?" Gitu. Iya ya, kapan nyusul ya? Sedangkan aku masih berkutat di bab awal karena emang cukup rumit pembahasannya. Ditambah lagi mendapat rezeki supervisor yang sangat detail dan cukup perfectionist. Ah, ya beginilah jalanku.
Daripada aku cuma menggerutu dengan keadaan, akhirnya aku mencoba menenangkan diri. Aku berfikir bahwa jalan kita masing-masing memang berbeda. Rintangan yang kita hadapi pasti juga tidak sama. Untuk apa menyesali keadaan? Bukannya seharusnya tetap semangat jalan?
Selain itu, aku sendiri seharusnya bisa mengapresiasi diri ini karena berani untuk mengambil kesempatan. Ya, kesempatan meluangkan waktu untuk bekerja. Walaupun hanya kerja part time, aku mendapat banyak pengalaman dan pelajaran yang mungkin tidak didapat orang lain atau temanku yang sudah duluan mendapat gelar tadi. Sebuah kesempatan yang mungkin semua orang bisa dapatkan, tapi hanya yang berani yang melakukan.
Masih mau menggerutu dengan keadaan?
Katakan tidak. Jalani dan lanjutkan apa yang sudah dimulai. Perlahan, apa yang kita perjuangkan akan berbuah hasil. Percayalah. Allah tidak akan pernah berbohong untuk memberi rezekiNya.
Selamat sudah berani mengambil kesempatan dan semangat untuk menjemput masa depan.
Kamis, 22 Maret 2018

0 komentar: